Sejarah

SMA Negeri 1 Cilacap, pada awalnya hanya sebuah SMA Partikelir A dan C yang berdiri tahun 1958 dan membuka pendaftaran di SMPN 1 Cilacap dengan siswa pertama 60 anak. Kegiatan pembelajaran pun dilakukan berpindah-pindah tempat waktu itu: dari SGB 6 tahun (SPG Cilacap), pindah ke Gedung Kesenian di Pelabuhan Cilacap (gedung yang diberi sekat-sekat), dan kemudian ke SMPN 2 Cilacap di Kandang Macan – Jl. D.I. Panjaitan. Para guru pengajar pun tidak semua dari Cilacap, sebagian didatangkan dari Purwokerto.

Berdasarkan SK Kementrian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan tanggal 11 Juni 1959 Nomor: 27/SK/B.II, SMA Partikelir A dan C ini berubah status menjadi SMA Negeri Bagian A, B, C Cilacap, dan untuk sementara bertempat di SMPN 2 Cilacap. Pada 1 Agustus 1959 dilakukan serah terima dari Wardoyo (Kepala SMPN 1 Cilacap) kepada Slamet Singawilastra (guru yang kemudian menjadi Kepala SMA Partikelir A dan C, dan menjadi SMA Negeri 1 Cilacap yang pertama).

Berdasarkan Surat Perintah PADIM PEKUPER TJILATJAP ttd. Letnan Satu Infanteri Nasoem WS. Nomor: SP-PPKP/08/4/1960 tanggal 26 April 1960, mulai dibangunlah gedung SMA Negeri  Cilacap Bagian (jurusan)A, B, C di Jalan MT Haryono 730 (menjadi lokasi permanen hingga sekarang). Keputusan itu merupakan hasil kesepakatan rapat antara Bupati/Kepala Daerah Swatantra Tingkat II Cilacap dengan PADIM/PUPEKUPER Cilacap dan POM SMA tanggal 25 April 1960 tentang rencana biaya dan pelaksanaan pembangunan SMA Negeri A, B, C Cilacap.

Pertama kali bangunan gedung SMA Negeri 1 Cilacap hanya terdiri dari 4 kelas yang dilengkapi meja tulis, bangku, papan tulis, dan almari untuk keperluan kelas dan guru. Biaya pembangunan gedung beserta isinya tersebut menelan dana Rp 144 ribu. Bangunan tersebut belum semua permanen (tembok), namun sebagian masih menggunakan gedek (tabag). Pembangunan gedung baru dilanjutkan dengan membangun 6 ruang yang berhadapan dengan 4 kelas yang sudah ada, dan pembangunan 4 ruang berikutnya menghubungkan dua blok ruangan yang berhadapan dan membentuk huruf U (di tengahnya lapangan untuk upacara hingga sekarang).

Pembangunan fisik SMA Negeri 1 Cilacap dilanjutkan lagi pada 18 Mei 1966 ke bagian depan sehingga menutup leter U, bentuk bangunan sebelumnya, menjadi bentuk bangunan segi empat. Pembangunan ini dilakukan oleh para siswa dan mengikutsertakan para Tapol G 30S PKI di Nusakambangan di bawah pengawasan langsung oleh Dandim Cilacap Letkol. Hadisutomo. Penanggung jawab lapangan diserahkan kepada KASDIM Mayor Kusworo yang dibantu bagian logistik Mayor Purnawarman Tugiman, serta mantan Kepala LP Cilacap Tugimin dan Sukimin. Bantuan material pembangunan gedung SMA Negeri Cilacap ini antara lain datang dari desa-desa 20 ribu batu bata, semen dari pengusaha Cina, kayu dari Nusakambangan, genteng pres dan Soka sumbangan dari Superposfat.

Bangunan baru bagian depan selesai pada 17 Agustus 1967 dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah–Munadi. Gedung baru ini selain menjadi gerbang masuk juga terdiri dari 7 ruangan, yaitu ruang Kepala SMAN, ruang guru, ruang TU, ruang perpustakaan, dan ruang-ruang kelas. Sejak penandatangan prasasti peresmian bangunan oleh Gubernur Munadi itulah SMA Negeri 1 Cilacap diperingati sebagai hari ulang tahun SMA Negeri 1 Cilacap hingga sekarang. Jika dilihat perubahan dari SMA Partikelit A dan C menjadi SMA Negeri A, B, C maka hari ulang tahun SMAN 1 jatuh pada 11 Juni. Sedangkan jika dilihat dari penyerahan oleh Kepala SMP Negeri 1 Cilacap Wardoyo kepada Slamet Singawilastra sebagai Kepala SMA Partikelir A dan C yang kemudian menjadi SMA Negeri A, B, C, maka hari ulang tahunnya jatuh pada 1 Agustus.

Sejak berdiri hingga sekarang SMA Negeri 1 Cilacap telah dipimpin oleh 15 orang Kepala, yaitu :

  1. Slamet Singawilastra
  2. Paryadi
  3. Basuki Rahardjo
  4. Sumitro
  5. Sri Waluyo Mangkudikoro
  6. Hastuti SK
  7. Muhargo
  8. Sabar Hadiwardodjo
  9. Sutanto
  10. Alip Suwarno
  11. Tri Winarso,M.Ed
  12. Mokh. Unggul Wibowo, MM
  13. Aris Subekti, MM
  14. Sarto, MM
  15. Puji Astuti Wardani, MM

Sedangkan jumlah guru keseluruhan sekarang 70 orang yang rata-rata sudah berpengalaman dan senior sehingga dalam menjalankan tugas kependidikannya lebih profesional, didukung oleh 30 tenaga administrasi yang siap mensukseskan visi, misi, dan program sekolah.

Ketika ujian pertama kali pada 1961 di SMA Negeri 1 Purwokerto, hasil rata-rata nilainya berada di atas SMA Negeri Purwokerto yang lebih dahulu berdiri. Sekarang, para alumni SMA Negeri Cilacap pun banyak yang sukses, bahkan pernah menduduki kursi Menteri di negeri tercinta Indonesia, seperti:

  • Subijakto Tjakrawerdaja (Menteri Koperasi era Presiden Soeharto),
  • Fuad Bawazir (Menteri Keuangan pada pemerintahan Presiden B.J. Habibie),
  • Al-Hilal Hamdi (Menteri Negara Transmigrasi dan Kependudukan pada masa pemerintahan Presiden K.H. Abdurrahman Wahid)
  • Bambang Kesowo (Menteri Sekretaris Negara/Sekretaris Kabinet pada pemerintahan Presiden Megawati).

Di samping itu, para alumninya juga tersebar di berbagai sektor, swasta, dosen, rektor (Rubiyanto Misman – mantan rektor Unsoed), Prof. Tukirin (Staf Ahli LIPI), dosen, guru, militer, beberapa orang telah mencapai posisi sebagai jenderal, polisi, PNS, dll.